Pada 11 Juni 2025, Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia (STTII) Yogyakarta menyelenggarakan Kompetisi Khotbah Ekspositori “Faith Out Loud” yang diikuti oleh mahasiswa teologi dari berbagai institusi di Indonesia, khususnya STT se-Indonesia serta STT di wilayah DIY dan Jawa Tengah. Kompetisi ini bertujuan mengasah kemampuan peserta dalam menafsirkan dan menyampaikan Firman Tuhan secara bertanggung jawab berdasarkan Yakobus 2:14–26 dengan fokus tema “Iman.”
Kompetisi dilaksanakan secara hybrid, dengan peserta onsite berkhotbah langsung di Kapel Chris Marantika STTII Yogyakarta, sementara peserta dari luar kota mengikuti lomba melalui Zoom Meeting. Setiap peserta diberikan waktu 15–20 menit untuk menyampaikan khotbah secara orisinal sesuai kaidah hermeneutika, dengan penilaian yang mencakup ketepatan penafsiran teks, penyampaian, aplikasi kontekstual, serta manajemen waktu.
Dalam kompetisi ini, mahasiswa Fakultas Teologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta, Saudari Jusmiati Karunia Malo, turut berpartisipasi dan tampil secara onsite di hadapan dewan juri serta peserta lainnya. Ia membawakan khotbah berjudul “Dead Faith or Living Faith?” yang menekankan pesan Surat Yakobus bahwa iman sejati tidak berhenti pada pengakuan, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang mencerminkan kasih, keadilan, dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui khotbah tersebut, peserta mengajak pendengar untuk merefleksikan apakah iman yang dihidupi sungguh hadir dalam perbuatan atau hanya berhenti pada pengakuan. Atas penyampaian khotbah tersebut, Saudari Jusmiati berhasil meraih Juara III dalam kompetisi ini. Capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi atas proses persiapan yang dijalani sekaligus peneguhan untuk terus bertumbuh dalam pelayanan pemberitaan Firman di tengah gereja dan masyarakat.
